you decide!
+ ...
- pas kmaren lo bilang.. that i'm sumthing. it opened my eyes 'na.
+ hohoho gue emang keren!
- iya deh :p
+ ...
_ ...
+ ...
- ada beberapa orang yg terlahir untk jadi sumthing, tapi ada yg harus berusaha keras untuk itu
- kekekek dan gw.. kombinasi keduanya
+ terlahir something?
+ semuanya juga gitu kok, cuman ngga semua stay that way
hahahaha ym emang suka bikin kita end up ngemeng yang aneh-aneh :p
ada yang terlahir jadi something? semua juga terlahir sebagai something! tapi emang bener kan? semua juga terlahir something. sebagai bayi kan? hehehehe..
saya masih berpikir bahwa setiap dari kita lahir sebagai individu yang 'something'. one of a kind. gimana ngga 'something' kalo katanya bahkan 2 anak kembar siampun punya sidik jari yang berbeda. kurang 'something' apalagi coba? *wink*
pertanyaannya : tapi apa semua stay that way?
ketika kita dilahirkan sebagai a bundle of joy, bayi yang sementara waktu cuman bisa pipis, pup dan nangis, kita sukses membawa kebahagiaan bagi orang-orang disekitar kita tanpa melakukan apa-apa yang berarti.
lalu kehidupan dimulai. dengan pilihan-pilihan yang kita miliki. beberapa dari kita sibuk 'menjadi seseorang'. mencoba memberi arti pada hidup ini dalihnya. sibuk sekali mengejar target ini itu. menciptakan pencapaian a dan b. c dan d. a true profesional katanya.
sebagian lagi sibuk menjadi 'seseorang yang seseorang'. yang dikenal. entah melalui sensasi (yang ngga jarang murahan) hingga ke usaha memberi stempel diri sebagai orang yang kenal konglomerat a, teman main golf pejabat b, memacari artis c, teman nongkrong minum kopi pengusaha d. lho siapa sih loooooo???
sebagian lagi sibuk menumpuk harta. kekayaan. mengasosiasikan diri dengan apa yang dia punya. bahkan to the extreme level hanya mau bergaul dengan sesamanya para pemilik harta. alamak!
hohohoho.
semua sah-sah saja. selama tidak kehilangan the true WHO WE ARE. apalah pentingnya membuat orang-orang takjub dengan segala kehebatan yang kita lakukan, orang-orang penting yang kita kenal atau mungkin ajak makan sepiring berdua :p ataupun digit angka tabungan kita di bank, kalo kita sendiri kehilangan jati diri.
saat semua yang dimiliki hilang (hohoho need not i tell you semua bisa hilang in a blink second) apa jawabmu untuk pertanyaan ini : SIAPA KAMU?sama seperti saat kita lahir, we touched others' life. dengan pilihan-pilihan yang kita punya dan hak untuk memutuskan we can indeed decide to stay being 'something' by touching others' life. tidak harus melulu dengan cara-cara yang memukau kan?
by being someone who is hard to miss for his or her attitude. his or her strong character. his or her positive life values. his or her zest of life.
jadi inget ilustrasi yang pernah saya baca entah dimana. lupa.
ada seorang dosen yang mengacungkan lembaran uang 100 ribuan didepan mahasiswanya dan bertanya siapa yang mau? hampir semua tanya terangkat keudara. si dosen lalu melipat uang tersebut dan kembali bertanya siapa yang mau. tangan-tangan masih terangkat diudara. si dosen lalu menjatuhkannya ke tanah dan menginjaknya. hei masih banyak tangan yang terangkat diudara. uang itu sudah dilipat-lipat, dijatuhkan dan diinjak-injakpun masih tetap ada yang mengingini.
nah. coba kalo kita gagal, katakanlah tidak mempunyai suatu apapun, apakah orang-orang disekitar kita masih mengingini kita? err masih ingin berada di dekat kita? masih bersedia menjadi teman kita? you decide.
6 Responded
na, ini edisi hari minggu ya? gile, baca postinganmu kok jadi inget gaya pak pendeta kotbah...
halah! baca dong ahh time stampnya itu diposting hari jumat :p eh eh tapi wis pantes yo yen dadi pendeta? *wink wink* gubraaaakkk!!!
ketauan kan klo kerjaannya cuman ym-an doang *jitak nana* tp na aku ngga mau ach klo hanya diliat dr apa yg melekat di diri, kita bukan apa kok, tp siapa? *halah opo to iki*
lho lho itu kan bagian dari job description sebagai human being yaitu bersosialisasi *wink wink* yap kita bukan cuman what we do or what we have but also who we are *halah* :p
ah, na.. gw emang inspiring..*OOT* kekkeke
gw juga pernah tuh baca cerita yg dosen ituh.. tapi lupa dimana, keknya belon lama ini, tapi pas coba di trace lagi, loh..kok lupa?! *makin OOT*
btw, u're rite, na.. kdg kita terlalu ngoyo untuk jadi sumthing, padahal sbrnnya kita itu udah sumthing, siapapun kita, apapun yg kita punya..dll, asal udah orisinil, udah bisa bikin kita jadi sumthing.. *halah*
coba itu paradigmanya diubah, you are inspired by me *wink wink* kan ekeh yang bilang you are something hahahaha kok jadi eyel-eyelan :p yes. indeed we are something for what we do, we have and most importantly who we are :D
good question... who are we really?
some might answer.. oh, i'm a doctor.. or i'm a housewife.. or i'm a lawyer... but don't you think it's all just title? anybody can put any title on their name... but do they really know who they are?
i myself am still trying to find the right answer for that. and so far, i can only say that backgrounds, family, environment, friends, educations, experiences, etc., acceptance of my mistakes, strengths and weaknesses and all other factors are the ingredients of the person i am...
confused? :D
i might be wrong... i dunno. ;)