melupakan tidak selalu merupakan jawaban

Jotted down on 10 June 2006 15:20

marah atas suatu ketidakadilan atau ketidakperikemanusiaan atau berjenis kezaliman lain memang dapat dimengerti. murka sekalipun. mengingatnya teruspun sebaiknya dilakukan. tapi bukan untuk membiarkan semuanya menghantui sendi kehidupan hingga kebencian menjadi senjata paling mematikan. mengingatnya untuk menjadi pelajaran. itu saja.

a good start for a life inspiring weekend! cheers everyone..

2 Responded

lenje
10 June 2006 21:25
lenje , says:

yup. dendam itu kayak vicious circle, gak ada habis2nya. yang untung cuma penulis cerita silat, karena selalu ada inspirasi baru :p.

Luigi
10 June 2006 22:42
Luigi , says:

Just like all the people, the victims of war here..a teenager, a child-sodlier, he was.. captured by the enemy, and got mutilated, he lost his leg.. and walking with stick..

Did he forget? NO! - but he forgave them..
-----
Nana, aku udah balik dines lagi... dari sebulan cuti... salam hangat dari Liberia, West Africa.

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "melupakan tidak selalu merupakan jawaban", an entry Jotted down on 10 June 2006 15:20

Next:
confession of self pitying grown up

Previous:
self explanatory

See my other thoughts or back to start page.