the omen

Jotted down on 16 June 2006 05:31

theomen When the eternal sea rises, creating armies on either shore, turning man against his brother, until man exists no more. the omen

ngga banyak sih film remake yang sudah saya tonton. tapi saya bayangkan pasti susah membuat remake film apalagi dari film yang sangat sangat ngetop dan dibuat puluhan tahun yang lalu. mustinya harus lebih bagus dari aslinya kan? so bisa menarik penonton yang belum liat versi aslinya sambil tetap bisa membuat penonton yang sudah menonton versi aslinya ngga kecewa liat remakenya.

the omen adalah salah satu film horor favorit saya sepanjang masa. jadi ketika remakenya dibuat saya pengin tahu juga apakah saya akan menyukai remakenya. saya mengantisipasi perubahan setting karena 1976 dan 2006 tentunya banyak yang berubah kan, kalo settingnya masih seratus persen sama ngapain ngga nonton yang lama aja?

dan yap ada penambahan seperti kejadian 911 dan tsunami (ombak gede gitu deh) yang dimasukkan dalam remake the omen. tapi secara garis besar filmnya bener-bener sama. rasanya seperti nonton film yang sama meski remakenya warnanya lebih mantab ngga abu-abu kayak aslinya. dan yap saya menikmati acara nonton remakenya meski tetep jauuuh lebih suka versi klasiknya. versi klasiknya lebih spooky. mungkin karena warnanya yang cenderung abu-abu itu yak so kesannya suram dan gloomy?

oiya buat yang udah nonton versi klasiknya, bandingin deh yang jadi damien thorn. saya jauh lebih suka damien thorn di versi klasiknya. he is so gorgeous. mukanya masih ngegemesin macam tampang anak-anak tapi senyum dinginnya bener-bener menakutkan, damien di versi remakenya mukanya terlalu spooky (black circle around his eyes itu!) ngga kayak anak-anak, adanya malah ngeselin ngeliatnya. mustinya kan he should look lovable sehingga banyak yang jatuh hati untuk kemudian dia pengaruhi dan ngga ada yang percaya kalo dia benernya jahat banget kan?

pic taken from here.

6 Responded

lenje
16 June 2006 08:39
lenje , says:

SETUJU!!!!!!!!

The Omen original emang paling top deh!

I can't agree more with your comment on the Damien character. I hate it when people put stressed looking children (you know, puffy eyes, fake hollow voice - yuck!) to make the movie spookier. I often find it stressful instead of scary, hehehehe...

gita
16 June 2006 09:41
gita , says:

hmmm udah ada dvnya tp msih numpuk brengan munich saya, ada yg mo nemenin nonton?????? scara serem gitu loch :(

Fernando
16 June 2006 09:40
Fernando , says:

I prefer to watch Memin (Mimin) in action. :D
Remember Mimin? Hehehehe...

apey
16 June 2006 21:06
apey , says:

one movie to watch for this weekend nih :)
pa kabar nana ?

Agusti Anwar
17 June 2006 10:22
Agusti Anwar , says:

This movie I think one of the worst overstrecht expressions ever made, trying to blend everything to fit a story. I am a thrill-seeker myself, and this movie is just bad. Nothing spooky in it. In fact, I even laugh from its political content. Imagine to argue the rise of old roman empire through the treaty of rome of th EU, put in the setting of a pre-mature US ambassador to England...ha ha... What about that. So now, politically correct, this is the rivalry of Europe versus America. And the pagan-based Roman is the EU, while the faithful US is the heroic victim.... If you are familiar with the politic inside, you'll laugh your way home from the theater---intelligently. And this is not even touching the horror-seting issue yet.

dewi
18 June 2006 12:05
dewi , says:

gw benernya sangat2 pengen nonton filem ini.. tapi suerr, kaga berani! hehehe..seperti biasa.. tapi terlepas dari fokus ke filem ini, gw tertarik ma klimat lo yg ini:

mustinya kan he should look lovable sehingga banyak yang jatuh hati untuk kemudian dia pengaruhi dan ngga ada yang percaya kalo dia benernya jahat banget kan?

seremm..yg ngaku2 loveable kadang hiding something in her/his backside yah?? *wink*

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "the omen", an entry Jotted down on 16 June 2006 05:31

Next:
ciuman maut

Previous:
jalan tol tanpa lumpur

See my other thoughts or back to start page.