where were you while we were getting high?
epitaph-nya king crimson is definitely lagu yang ingin saya dengarkan di hari kematian saya. i love this song! somebody please take note and do accordingly ketika tujuan hidup saya datang mendekat.
dan ya. tujuan hidup buat saya memang mati.
kalo mau bermain-main dengan semantik maka tujuan mempunyai arti arah. nah setelah hidup eventually kita akan mati kan? sebagai orang yang tidak berpikir ada kehidupan setelah kematian ataupun reinkarnasi maka ya, hidup saya akan mengarah ke kematian. soalnya setelah mati ya sudah. titik. pasta. finito.
saya mengagumi orang-orang yang tujuan hidupnya membahagiakan orang lain. membuat perubahan buat sekelilingnya. menjadi individu yang berguna buat negara, agama dan apalah itu. wah. terlalu utopia buat saya memiliki tujuan hidup seperti mereka. tujuan hidup saya ya sesederhana itu. mati.
saya langsung membayangkan beberapa orang (termasuk orang-orang didekat saya) mendelik membaca muntahan pikiran saya ini, hush ngga baik ngomong soal kematian kayak gitu! pertanyaan yang selalu ada di kepala saya adalah what is so morbid talking about death?
apa karena keengganan berbicara soal surga dan neraka? soal siksaan? kemana saya setelah mati? di surga atau malah terbakar api neraka?
saya tidak tahu.
tapi saya selalu berpikir ketidaksukaan orang berbicara tentang kematian ada kaitannya dengan keengganan berbicara tentang neraka. tempat yang harus dihindari. karena penuh siksaan dan sengsara. hingga orang berlomba-lomba berbuat kebaikan selama hidupnya supaya masuk surga. bukan karena alasan yang lain.
saya belum pernah berbicara dengan seseorang yang pernah masuk neraka terus kembali lagi kedunia dan menceritakan seperti apa neraka itu. maksud saya neraka yang ada di kitab-kitab itu. ya saya tahu untuk tahu narkoba itu berbahaya tidak harus dengan jalan mencobanya. tapi saya jadi berpikir juga, emang kita masih bisa merasakan siksaan kalau udah mati?
saya tidak tahu.
saya belum pernah mati untuk bisa menceritakannya.
beberapa orang berpikir tujuan hidup untuk berbuat kebaikan, membuat perubahan yang berarti selama hidup ba bla bla itu ada kaitannya dengan *menyiapkan bekal* untuk kehidupan selanjutnya. hmm kehidupan selanjutnya? kalo itu ada berarti kita sudah bukan kita dong? kan harus mati duluan? atau ressurection?
people say setelah mati cuma tinggal soul, spirit, matter atau apalah itu namanya yang bakalan tetep ada. nah trus kalo bekal kita kurang baik ntar siapalah itu dari diri kita yang hidup di kehidupan selanjutnya bakal dapat kesulitan gitu?
sekali lagi saya kira pertanyaan saya yang satu inipun akan seperti balon gas berwarna yang terlepas dari tangan seorang anak kecil yang cuman bisa memandanginya hilang di awan-awan.
tujuan hidup saya mati.
saya tahu saya diberi banyak pilihan bagaimana saya live my life. bagaimana saya akan menyentuh orang disekeliling saya. tapi tujuan hidup saya tetap. mati. setelah mati nanti, biarlah jadi urusan saya dengan bapa saya itu.
11 Responded
telat! hrusnya kmrin ikutan kontes, bisa jadi lo yg menang.., lah mati itu kemenangan kok Na.
When you were young
and your heart was an open book
You used to say live and let live
you know you did
you know you did
you know you did
But if this ever changin
in which we live in
Makes you give in and cry
Say live and let die
Live and let die
( paul maccartney)
keknyah mendingan jij jah yg dikirim ke LA gantiin ituh si Nadine yang oon malu2in...
Miss Indonesia: Indonesia has a lot of beautiful bitches... =)) of course what Nadine meant was beaches =))
Miss Indonesia: Indonesia is a beautiful CITY
so, so you think you can tell
heaven from hell,
blue skys from pain.
can you tell a green field
from a cold steel rail?
a smile from a veil?
do you think you can tell?
catet punya gue: "when i'm gone" - eminem. dresscodenya pink! gak boleh pake item-putih :) secara gue pengin dikremasi (ngirit lahan kubur, trus gak ngerepotin orang2 utk menziarahi gue), jadi acara utama makan2 minum2 mabok2 sampai abu gue abis diterbangkan udara. (yang belom ketemu cuma venue-nya nih na hehehe)
lagu ini neh yang pengen q denger:
“if i die tonight, i’d go with no regrets, if it’s in your arms, i know that i was blessed, and if your eyes are the last thing that i see, then i know the beauty heaven holds for me. if i die tomorrow, i’d be allright, because i believe that after we’re gone, the spirit carries on, move on, be brave, dont weep at my grave because i am no longer here, but please never let your memory of me disappear.”
blom dikirimin sisifus aja udah kayak gini tulisannya. astaganaga hwarakadah seribu topan badai. hahahahaha...
tapi kenapa selalu ada pop up thought/question dalam bahasa inggris???! sebel! sebel! sebel!
mmmm... ternyata nanasegar yang keibuan itu pendengar king crimson.
hauwhauwahwa.. takut dah saya. hahhahahhaha..
walopun berbagai kepercayaan memiliki konsep yang bervariasi tentang apa yang terjadi sesudah mati, tapi menurut gw tetep ada benang merahnya: bahwa kematian itu cuma fase antara.
berarti lo udah membuat konsep baru dong, eda!
ah, emang kita perempuan2 keren...
*hihihhi.. teteuppp.. narseeeeeeeesssssh!*
hidup adalah mimpi yang membuatku semakin ingin mati ya allah swt
anjjrrittt...sambil baca tulisan lo ini, kok pikiran gw malah melayang ngikutin ceritanya yah? ga kerasa sampe kuburan, surga, neraka, trus..balik lagi, depan kompi gw. baru nyadar lagi, ooo..cuman tulisan toh?!