peraturan anjing!

Jotted down on 21 September 2006 05:00

anjing yang diikat lebih galak dari anjing yang tidak diikat masih ingat ama kalimatmu ini, darl?

dari kecil ampe sekarang emang ngga habis-habis peraturan yang harus kita telan. harus berhenti di lampu merah. harus beragama. jangan duduk dipintu. ngga boleh makan sambil jalan. harus berdoa. harus ini harus itu. jangan ini jangan itu. buanyak deh!

loh kok telan?

ya kan seringnya disuapkan gitu aja makna dan nilai kebaikannya masih gelap? mustinya ngga perlu heranlah kalo ada yang jadi bergah lalu memuntahkannya eh menganggapnya ngga terlalu penting!

nah ketika makin banyak orang yang don’t pay a shit terhadap peraturan, larangan dan pantangan yang banyak itu, yang masih blindly nurutnurut aja ama peraturan meski ngga tau maksud dan tujuan dari peraturan itu, seringkali jadi galak, menganggap mereka sebagai pelaku pelanggaran dan yap… bersalah! dan musti dihukum?

ayolah ada banyak peraturan (yang kita bikin sendiri!) yang seringkali bikin blingsatan diri kita sendiri. buat apa coba? adanya kita malah sibuk menghakimi, melupakan gajah dipelupuk mata malahan sibuk ngeliatin kutu diseberang sana. hi kut! :d

apa ngga lebih baik kita menjalankan saja hal-hal baik karena memang those things are the right things to do. bukan karena takut melanggar peraturan, takut pantangan blahblahblah. nyatanya negeri penuh peraturan ini, masih terasa jalan ditempat kan?

kalimat sakti buat yang masih terkungkung peraturan blindly ataupun yang belum mampu come up dengan alasan yang lebih nalar ketika memilih untuk ambil jalan lain... ah peraturan kan dibikin untuk dilanggar! dan ngga jarang yang ngomong gitu adalah yang bikin atau penegak peraturan! hihihi..

ps. hubungannya ama quote tentang anjing diatas masih gelap? hihi nyante aja saya juga masih gelap kok. eh darl, waktu itu kita lagi ngomongin apa ya? miss those legato.

5 Responded

Anang
21 September 2006 07:06
Anang , says:

lho anjing juga punya peraturan to...kirain cuma manusia aja yang punya peraturan

dewi
21 September 2006 07:39
dewi , says:

seringkali bu..hal spt itu terjadi, kita disodori satu masalah / peraturan / whatever, tanpa bener2 kita dikasi penjelasan, pentingnya apaan.. yah misal itu tuh, pengiriman pasukan *balik lagi :D*, pernah ga pemerintah ngejelasin pentingnya pengiriman itu apaan..slaen mengemukakan alasan2 solidaritas lah, begini lah..begitulah.. alasan2 yang justru, ga masuk akal dan bikin gerah rakyat di bawah.. padahal, bisa jadi alasannya bukan spt itu toh? politik...dari dulu kala kita ini dibutakan oleh penguasa2yang seharusnya bikin cerdas bangsa.. klo kita mo melek, dan sedikit memilih opsi perbaikan diri, malah dikata pemberontak lah, anarkis lah.. what's anarkis aniwei?

*knapa komen gw jadi satu postingan gini yaks?!* hihihi..

kenapa komen jij bisa jadi postingan? YA TENTU SAJA KARENA POSTINGAN SAYA BERHASIL BIKIN CERDAS JIJ :p mwihihihihi...
Mbilung
21 September 2006 11:13
Mbilung , says:

Diikat karena galak, dilepas karena jinak?

Legato ... aaaah .
....... Smooth just like silk
Soft and coddle hug me up like a quit
I'm a lyrical lover no take me for no filth
(Mr. Bombastic - Shaggy)

bri
22 September 2006 12:30
bri , says:

sebenarnya terkadang peraturan itu dibuat oleh si A buat nyari2 alasan aja untuk menindas si B & si C...
namanya juga yg bikin manusia? Manusia tuh selalu ada udang di blk dimsum kalau membuat sesuatu... alias ada maunya selalu dan kenapa gue jadi pake makanan buat perumpa'an ya?

Nehemia Gurusinga
12 October 2006 15:49

Salam Kenal, :-)

Menurutku pemikiran awal kamu ada benarnya.
Sudah saatnya orang memulai mengurangi kebiasan berbicara
dan meningkatkan kebiasaan menulis.

Karena pekerjaan menulis umumnya membutuhkan pemikiran awal sebelum adanya action menulis, Berbeda dengan berbicara, banyak orang yang mampu berbicara tanpa terlebih dahulu berpikir.
Hasilnya, sudah pasti kacau :-)

Mengenai tulisan "Peraturan Anjing"
Menurutku peraturan itu adalah cermin yang paling nyata yang seolah-olah menyatakan kepada manusia itu sendiri bahwa kita ini adalah makhluk yang tidak memiliki self-control yang baik. Arti baik disini adalah mampu untuk melindungi hak-hak sesama kita.

Bagiku peraturan itu penting, tergantung point of view kita.
Peraturan bagiku adalah alat yang 'mencoba' memberikan rasa aman bagi kita, terlepas alat tersebut digunakan dengan semestinya atau tidak.

Bila disuruh memilih, aku lebih menyukai adanya peraturan dibanding tidak adanya peraturan. :-)

Ok,

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "peraturan anjing!", an entry Jotted down on 21 September 2006 05:00

Next:
mematahkan lingkaran setan

Previous:
mau lahir tanggal berapa?

See my other thoughts or back to start page.