sex and the marriage
bahasa emang salah satu disiplin ilmu yang mengasyikkan. beneran. asyik dan seru mengamati bagaimana orang-orang memakai kata-kata untuk menyampaikan maksud tujuannya.
yang ini juga dari dalam ruang praktek dokter.
d. belum 100% terbukti sih tapi menikah atau punya anak bisa membantu menekan resiko muncul lagi.
p. menikah atau punya anak ya dok?
d. iya. kalo punya anak, tingkat resikonya sedikit banyak mengecil. menikah juga. ada kaitan dengan hormonal.
p. kalo ada hubungan dengan err.. hormonal, yang dokter maksud sexually activenya, bukan?
d. menikah. menikah lalu punya anak akan lebih baik lagi.
hihi. the doctor wanted what ... to be socially ethical?
a friend said this he was being politely ... absurd
d. dokter, p. pasien
pic is from here.
12 Responded
rangerti. karena belum menikah dan punya anak ... :D
wooooo, mau saya jelasken po ndoro? hihi
Dokternya dah nafsu tuh :P
nafsu? lho sapa yang napsu? situ kali napsu komen? hehe
dokternya dimana sih? bakar yuk >:)
kok dibakar? he was just being politely ...absurb! :D
gw lebih suka yang kmaren dibilang temen, pake cara hamil atau sexually active. hihi.
brarti klo menikah dan punya anak, ga pake sexually active kali yah?!
wakakakak... i am not saying anything. *putting innocent face on*
bwihihihi...ke-bayang tuh muka si dokter...kaya-nya agak2 malu gitu kali ya...
being politically absurb makes one terribly absurd, hehehe...
b and d? hihi
Hey! You forgot Bono's philosophy :"A woman needs a man, like a fish needs a bicycle."
ah right! but well i did not forget, i just kept that in my mind hihi
oh yes ... i can't find anything on the correlation between matrimony and whatever you have
neither can i ;)
ya begitu itu maksud dokternya, menikah lalu punya anak. Sex-nya gak ikutan. Dikira pasiennya pohon nangka kali ya...bisa dicangkok atau distek.