sang penanya

Jotted down on 19 February 2007 11:42

reading.jpg saya pengen tau apa yang dikerjakan orang-orang di ruang tunggu bandara sebelum boarding pas belum ada henpon.
kemarin malam bercelana pendek, duduk santai melipat kaki, asik tertawa-tawa membaca lagi petualangan anak-anak laskar pelangi di ruang tunggu sukarno hatta, saya baru menyadari semua orang kalo tidak sedang asik berkomunikasi (atau berbicara?) dengan orang disebelahnya, pasti sedang sibuk berbicara dengan entah siapa lewat hape atau sibuk memperkosa hape terus menerus pencet-pencet mengirim sms.

bangsa yang ramah?

pic is from here.

8 Responded

dewi
19 February 2007 11:44
dewi , says:

gw lagi baca buku terjemahan, satu hari bersama morrie, ada satu pertanyaan yg klo ga salah intinya, kenapa keheningan membuat kita mampu merasa terintimidasi?

nah, mungkin orang2 itu ngobrol biar ga merasa terintimidasi oleh keheningan dan kesendirian, meski bisa jadi diantaranya hanya ngobrol basa basi, hehe

wah kalo gitu berarti kita hobi diintimidasi dong? :D
jane goodall
19 February 2007 12:48
jane goodall , says:

so you think the behavior of people waiting for their flights is a good model for the whole humanity? i mean, have you tried to compare it with that of people waiting for their antar-kota buses or ... trains?

a question answered with another one. superrr! *kelilipan*
fahmi!
20 February 2007 09:52
fahmi! , says:

tanpa hape, mungkin waktu itu mereka cuman bisa menyibukkan diri baca ebook di pda ato imel2an pake blackberry hihihi :D

alaya
20 February 2007 16:30
alaya , says:

i love laskar pelangi.
udah baca 'sang pemimpi'?
udah abca buku gue? hehehe...

iki ndoromu
20 February 2007 18:50
iki ndoromu , says:

o, pantes. utk pertama kalinya kamu sms aku ya waktu itu. pasti lagi ketularan orang2 di sebelahmu ya, nduk?

Adhi
27 February 2007 10:26
Adhi , says:

Ramah > Ramah Tamah

Contoh kamu ini jelas menandakan bangsa yang suka ramah tamah, suka basa basi, suka ngomong yang nggak penting... Halah! Yang jelas, sebagian dari bangsa ini (semoga sebagian kecil saja) sama sekali tidak ramah.

Btw, security Code kamu ini pake Captcha? Kok bisa jalan? Bisa kasih clue gak? Punyaku mampus mulu...

Keri
24 March 2012 21:15
Keri , says:

:As these different nelfuencis came collectively, a distinctly Cuban taste and model developed, which is reminiscent of nation peasant kinds of cooking by oral custom and eye, rather than relying on distinct measurements and the development of dishes that tend towards the uncomplicated and hearty, and that can be left on their unique to simmer. Fussy, major sauces are abnormal and deep-frying is just not a favored cooking system. The island nation, by natural means, uses a wonderful deal of seafood in its cuisine, which encourages the use of effortless cooking strategies and spicing that is meant to boost, not smother, all-natural flavors.

rtfoca
27 March 2012 00:27
rtfoca , says:

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "sang penanya", an entry Jotted down on 19 February 2007 11:42

Next:
wake up call

Previous:
tidak kemana

See my other thoughts or back to start page.