wake up call

Jotted down on 19 February 2007 16:33

alarm.jpg ga tau kenapa buat saya jam tujuh pagi adalah jam yang paling pas buat tidur. kalo tidur jam segitu saya selalu bisa tidur dengan damai sentosa. too bad cuman bisa dilakukan di hari libur saja. akibatnya kalo musti bepergian pagi-pagi keluar kota, saya selalu tidur di pesawat. belum juga pesawatnya take off, saya udah bobo. hihi. tapi saya ga pernah cemas bakalan lanjut ketiduran saat pesawat udah landing. bayangin aja, baru sedetik roda pesawat menyentuh itu landasan bandara, dari segala sudut pesawat bunyi tulit tulit semua orang nyalain hapenya. adanya saya sambil masih ngumpulin jiwa, sibuk menandai si sudut ini pakai sony ericsson, yang sudut sana nokia, yang sanaan lagi motorola. man, ga bisa hidup tanpa hape sedetikpun?

pic is from here.

4 Responded

bahtiar
19 February 2007 18:26
bahtiar , says:

jaman pancen ngono mbak ... :(

Herman Saksono
19 February 2007 21:33

Dalam kasus ini, yang kita amati bukanlah hapenya, tapi kebiasaan mengabari sanak atau sahabat kalau dia sudah mendarat dengan selamat. Rasa akrab dan guyub ini rupanya tidak banyak berubah, hanya mediumnya saja yang berbeda.

fahmi!
20 February 2007 09:45
fahmi! , says:

aku bisa hidup tanpa hape
(kalo punya pda hehe)

iki ndoromu
20 February 2007 11:51
iki ndoromu , says:

pacar gelap yang minta segera dijemput mungkin ada di dekatmu, na. kerinduan, sepertinya rasa akrab dan guyup -- menurut momon -- kadang mesti lekas dikabarkan dan dituntaskan bukan? salah sendiri kamu gak minta kujemput ... kikikik ...

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "wake up call", an entry Jotted down on 19 February 2007 16:33

Next:
modal lalu

Previous:
sang penanya

See my other thoughts or back to start page.