ngomong enak
... ini saya sedang di "eco-lodge" yang ndak eco blas.
... woooo. dimana?
... deket balikpapan. pakai nama eco karena ada di tengah hutan
... sampah plastik disekitar? buang2 energi? mananya yang ngga eco?
... full plastik, energi gila-gilaan. makanan diwadahi styrofoam
... hahahaha ecooooooooooooooo
(enak maksudnya! eco = enak dalam bahasa jawa)
pagi-pagi kerjaan masih betumpuk udah asik ketawa-tawa ama sir lewat ym. ya soal eco lodge itu. hihihihi...
jadi inget sama pelamar yang dengan yakin bilang have an excellent command of english melamar untuk posisi guest service attendance :p ya kalo cuman satu kali sih mungkin salah ketik, lha ini all over her application letter termasuk di pengalaman kerja di cvnya. oh dear!
juga inget sama konferensi tentang lingkungan hidup yang menghambur-hamburkan banyak kertas untuk makalah blabla.
hmm...
branding itu bukan sekedar logo (kata orang-orang pinter, saya mah ngikut aja!) to get people buy in.
cukup dengan pasang logo eco karena sekarang trendnya (?) banyak konsumen mulai sadar akan pentingnya menjaga lingkungan? green office, green product etcetera, etcetera...
cukup dengan ngetik excellent english, urusan benernya gimana belakangan?
brand katanya adalah janji (yang harus ditepati!), pengalaman sesuai dengan yang dijanjikan.
bah! fenomena yang samakah yang terjadi dengan seorang bosmahatinggi yangitulohmosokndaktausih sehingga dia seringkali cuman sibuk dengan branding (eh logo-ing?) himself, sibuk marah di depan umum, mengecam kanan kiri, menyesalkan ini itu, mengatakan abecede akan segera dilakukan, blablablablablabla... dan berhenti disitu saja!
ndoro, di daerah bercemara itu popcornnya eco tidak?
6 Responded
pastinya kupukupu itu hilang hijaunya,
dan bulan enggan menatap, seperti biasa
hihi iyah, sekarang lagi ngetrend yg eco eco gitu, kalo soal makanan juga lagi ngetrend yg organic organic gitu :D
uenaaaaaaaaak .. buanged! :D