sari

Jotted down on 13 September 2007 12:41

kebebasan beragama itu pembebas atau ... pembelenggu?

kebebasan beragama. bebas untuk memeluk agama (apapun).

mestinya tidak apa-apa tidak beragamakan? atau?

6 Responded

vino
13 September 2007 12:28
vino , says:

kan sayang kalo wakilrakyat digaji GEDE korupsi lagi, ga kerja

Adhi Widjajanto
13 September 2007 15:53

Keliru. Definisi "kebebasan beragama" adalah kebebasan untuk memeluk agama yang telah ditentukan oleh pemerintah (di UUD'45 & penjelasannya kelihatannya ada deh). Sayangnya (atau untungnya?) pemerintah hanya mengakui 5 agama saja dan melewatkan "atheism".

fahmi!
14 September 2007 00:41
fahmi! , says:

secara pribadi, ya nggak pa pa nggak beragama.
tapi untuk urusan legal perlu ada 'agama'.
paling enggak supaya jelas nanti kalo mo nikah ngurusnya di kantor mana? kalo cere juga ngitung gono gininya berapa berapa ikut aturan agama mana? termasuk urusan waris juga. hihihi lah lo :D

langit biru
14 September 2007 11:41
langit biru , says:

agama adalah cara kita berhubungan secara personal dengan Sang Pencipta. segitu besarnya kekuasaan pemerintah sehingga bisa mengatur 'kebebasan beragama' dan menentukan agama apa saja yang boleh kita anut. udah melebihi kekuasaan Tuhan belum ya :D

Okto Silaban
15 September 2007 06:40
Okto Silaban , says:

setuju dengan "langit biru"..
Gila ya tuh pemerintah.., melebihi Tuhan.. ckk..ckk..

Bedul
18 September 2007 14:26
Bedul , says:

tenang... tenang... walaupun secara undang-undang di indonesia semua kita harus beragama, secara praktiknya banyak kok yang ngga beragama. tapi mereka dibiarin aja sama pemerintah. jadi, jangan terpaku pada teks (undang-undang). cobalah tengok kenyataan saja.

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "sari", an entry Jotted down on 13 September 2007 12:41

Next:
say it again?

Previous:
agamamu apa?

See my other thoughts or back to start page.