kearah bintang

Jotted down on 3 December 2007 16:53

... gak umpel-umpelan, wangi tapiii... delay 1 jam

eh sir, dont go away from the lounge, kemaren aku dibilangin delay, ternyata boarding on time, adanya aku masuk pas pesawat udah hampir depart
... iyah akan saya ingat itu, ini juga nangkring aja di lounge tapi internetnya bolak balik putus. huh!
indonesiaaaaaaaa tanah air betaaaaaaaaaaaa, pusakaaaaa abadi nan jayaaaaaaaaaaaaaaaaaa (tingkatkan nasionalisme anda pada saat pengen misuh2) hihi... enough with international airport soekarno hatta,
eh?
... try ninoy aquino! but of course ...
hehehehe. i know. tentu tidak boleh untuk justifikasi indonesia boleh seenaknya kan?
... exactly. tidak boleh. harusnya lihat changi

6 Responded

gituchka
4 December 2007 08:07
gituchka , says:

lho kan katanya lebih baik hujan batu di negeri sendiri drpd hujan emas di nagari orang? :D

Mbilung
4 December 2007 09:51
Mbilung , says:

@mbita: mikirnya mesti, harus hujan emas di negara sendiri :D

Silverlines
4 December 2007 11:53
Silverlines , says:

One of the sign that you have landed in Jakarta is that you are welcome by walls of humidity hitting your face and such a dull interior at its International Airport.
Believe me, I love the feeling of landing in Gunung Sitoli airport MUCH better than at Soekarno Hatta.

D.K
4 December 2007 19:23
D.K , says:

# silverlines
Binaka? sama membosankannya. itu kenapa kalo ke gunung sitoli saya jarang naik pesawat. mending naik kapal laut. saat kapal merapat di pelabuhannya ah.. menyenangkan.

AdityaWirawan
4 December 2007 19:30

yang penting hujan emas. dimanapun sama aja. hehehe

iway
5 December 2007 12:28
iway , says:

eh, soekarno hatta ada hotspotnya ya (bukan di lounge)? try bandara timika bwakakakkak

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "kearah bintang", an entry Jotted down on 3 December 2007 16:53

Next:
hmm

Previous:
m a n u s i a

See my other thoughts or back to start page.