napaktilas
sejak beberapa minggu terakhir, kantor kami disibukkan dengan urusan salary review. biasalah kesibukan para pendekar human resources di awal tahun. hehe.
setelah berkutat dengan angka-angka yang sungguh tidak bersahabat dengan mata saya, tadi pagi saya sudah bisa sibuk mencetak surat-surat pemberitahuan naik gaji.
gegap gempita yang sama pada saat saya harus segara masuk rumahsakit untuk operasi tumor.
time surely flies fast!
rasanya pingin takes time to give thanks, karena apa yang terjadi tahun lalu itu akhirnya berakhir baik.
tapi kok sepertinya lebih mudah (dan sering!) mengeluh tentang hal-hal yang belum saya punyai, terima blablabla ya? termasuk beberapa kali menelan ludah tiap kali liat gaji orang lain yang lebih gede? hihi.
oh well pendekar human resources juga manusia!
:D
3 Responded
I believe that an HR person needs to have a specialized skill to blind their heart and eyes from jealousy on particular cases.
And, you do have that skill, don't you ?
;-)
Jadi berapa persen naiknya mbak?asiiiikk..naek gaji tanpa makan-makan adalah HOAX!!!
tapi pendekar human resources juga bakal naik gaji kan? :D