pelajaran
masih ingat totto chan? gadis kecil yang dianggap nakal oleh ibu guru hanya karena keingintahuannya yang besar? sampai-sampai totto chan dikeluarkan dari sekolah karena para guru sudah tidak tahan dengan kegemarannya berdiri di depan jendela selama pelajaran berlangsung.
yang ini kok mengingatkan saya ke sesuatu dari negeri ini yah?

yang satu ini juga. soal bertanya. mengingatkan saya tentang hal yang sama dari negeri ini.
yap. soal (kehidupan) beragama.
situasi yang mirip.
dimana kita disuapin dengan 'known facts' dan (sebaiknya) tidak banyak bertanya.
ketika kita lebih tertarik dengan apa yang ada diluar sana, ketika kita mulai bertanya dan bertanya, apa yang kita dapat?
disuruh kembali berkonsentrasi menerima suap demi suap known facts (dengan nada datar yang itu-itu saja, dengan cara menyuap yang tidak pernah berubah!) dan duduk diam jangan pernah bertanyakah?
(eer.. tentu saja selain tatapan mata kurang enak dari para guru dan muka sengit teman-teman yang menganggap pertanyaan kita cuman menghambat waktu istirahat!)
ouch!
kapan kita bisa mulai berdialektika ketika bertanya saja tak semesti dilakukan?
tidak heran dengan 'keyakinan iman' kita selalu merasa setiap hal tentang agama (kita) yang rajin didengungkan, kita anggap sejenis kepastian. sejenis jawaban untuk semua persoalan. sejenis hal yang seratus persen benar dan tak semesti dibincang.
another ouch!
pic is from here.
7 Responded
hahaha, soalan keyakinan iman ternyata tidak lagi hanya urusan kita dengan apa yang diyakini, melainkan juga sudah menjadi urusan kita dnegan orang - orang yang berbeda keyakinan.
hmm, seperti jalan panjang menuju roma, tapi sayangnya terjebak di labirin yang gak tau masuknya dimana keluarnya dimana.. akhirnya menuju roma benarbenar menjadi suatu perjalanan yang benarbenar panjang dengan kekhawatiran tidak akan pernah sampai *sigh*
met taon baru mbak!
salam kenal :)
memang enak bermalas-malasan. mungkin dipikir dengan membiarkan otak banyak berhenti bisa menghemat umur otak. jadi, gak usah tanya-tanyalah, lebih baik otak bermalas-malasan. d'oh!
ini kali prinsip hidup orang-orang :(
hmmm... mari berdialektika,
ketimbang saling jelektanpaetika
*itu juga kalo pada ngaku beragama*
ngapain pusing jalani aja jalan ini, bicara perlu tapi berpikir juga perlu.. hemmmm
pertanyaan -- yang diajukan -- adalah sesuatu yang mungkin bisa mengubah zona kenyamanan. dan karena orang cenderung ingin selalu berada di zona nyaman, orang lalu sering memilih menghindar dari pertanyaan.
when i was living hand-to-mouth in bogor, i taught english for a reputable english institute. at the end of a session, a co-worker and i were discussing the students' performance. refering to one excellent student, i said:"he's good. i gave him an 'a'!" he responded in disbelief:"no, you can't do that! 'a' is reserved for teachers!" "what the fuck!" i thought, "how could this still be my country's condition entering 21st century?" "well", i resigned begrudgingly, "as long as we still trust lazy-assed, insecure and narrow-minded nincompoops to educate our children, we can only expect third world living till the day we die." inventiveness and ingenuity will only be words we hear of but never will witness them manifest in our society.
great posting, btw (1st of the year!)