Yang Maha Anu
tersebutlah sebuah pembicaraan antara si maha dan si anu.
tentang surga dan neraka yang dibicarakan si maha sebagai sebuah perumpamaan dan diterima oleh si anu apa adanya atas nama ketidakberanian untuk tidak percaya si maha.
supaya aman si anu menceritakan kepada banyak anu-anu yang lain.
paling tidak kalo yang dia percayai salah, dia tidak sendiri.
semakin terbukti bahwa manusia adalah makhluk sosial.
cari temen untuk rame2 memerangi musuh yang belum pasti ada.
dan kalo salah harus sama2.
(pssst... yang berima cuma dua baris terakhir, hehehe..)