bergigi
tersebutlah seorang pemuka agama yang berjiwa bisnis yang memiliki peternakan buaya. sayang sulit sekali memasarkan buaya-buayanya. karena rakyat di sekitar tempat tinggal si pemuka agama ini tidak makan daging buaya. hanya makan daging musang.
aha! akhirnya si pemuka agama berjiwa bisnis ini mendapatkan sebuah gagasan!
si pemuka agama tahu bagaimana percayanya masyarakat di sekitar tempat tinggalnya terhadap agama dan para pemuka agama. maka pemuka agama berjiwa bisnis ini mencari satu ayat yang mengaminkan bahwa musang, karena salah satu bagian tubuhnya, bisa dikategorikan sebagai hewan suci.
lalu di satu acara keagamaan dia mengatakan hal itu. semua bersyukur karena mendapatkan 'pencerahan'.
... dan mulai makan daging buaya.
8 Responded
ya begitulah ketika agama cuma dijadikan alasan untuk membenarkan diri sendiri.
klo makan dua2nya, musang ma buaya, enak kali ya . .
dimasak sambal tumpang, bisa nggak .. :P
itu pemantat agama kali? masa pemuka agama memanfaatkan keyakinan orang lain buat kepentingan dunia dia sendiri :p
haha.. hebat!!! pemuka agamanya terima order ngasih seminar soal itu gak? ;)
manusia, pemuka agama atau bukan, dan keinginan untuk selalu memperoleh yang dimau dengan cara apapun.
apa batasannya ya?
wew.... cerita dimana tu :D
lam kenal ya mbak.... btw.. ko mirip opie andaresata .. :D