terimakasih
dari dulu saya suka bubur sumsum. wangi bubur beraroma pandan dan manisnya gula merah cair selalu mengundang untuk segera memakannya. banyakbanyak.
karena di bali susah nyarinya, padahal beberapa hari ini saya benerbener pingin makan bubur sumsum, kemarin pagi sebelum berangkat girls day out, saya menyempatkan diri membuatnya
saya tidak tau cara memasaknya. dan tidak cukup cerdas untuk google. saya cuma tau kalo bubur itu terbuat dari tepung beras dan santan. maka dengan santan instan dan tepung beras yang ada didapur saya bereksperimen.
bicara soal bubur sumsum, dulu disalatiga, tiap ada tetangga yang punya kesibukan sejenis kawinan atau sunatan maka ibu-ibu akan pagi-pagi sekali datang ke rumah yang punya kesibukan tersebut dengan membawa pisau. lalu tanpa deployment of task yang rumit ataupun instruksi-instruksi yang membingungkan, semua akan langsung sibuk mengupas bawang, menggoreng kerupuk, menanak nasi dan banyak pekerjaan dapur lainya.
beberapa hari kemudian, setelah semua acara selesai, ke setiap rumah yang ibunya datang membantu si empunya hajatan akan dikirim sepiring bubur sumsum. kata orang-orang itu sebagai tombo pegel. obat penghilang capek.
sampai sekarang saya menganggap hal itu sebagai kebiasaan yang so very sweet dan attentive. ah saya jadi pengen makan bubur sumsum.
yap anda benar! yang saya masak kemaren gagal total. hihi.
tapi girls day out dari jam 11 pagi sampai 9 malam mengelilingi ubud dan kuta, wisata kuliner, wisata buku, wisata belanja peti kayu, wisata beli dvd, nongkrong di nuri's, di coffee beans dan makan di emper toko benerbener superb. tapi ndak perlu nunggu sampai saya bikin bubur sumsum, untuk bilang thank you for the funtastic trip, girls! lagian emang situ mau makan bubur yang bisa dipotong?
8 Responded
iyeh, sepotong (!) bubur sumsum disiram baileys sepertinya cukup nendang ;))
Hm... saya baru aja makan bubur sumsum yang ada ketan itemnya, enak banget....
di solo banyak banget, mau nyari jam berapa juga banyak yang jual mbak...
kesalahan ada pada lidahmu nak . .
masuk kandang kambing mengembik . . he3
masa kuliah bisa pake lidah salatiga . .
tapi ini sastra pink floyd ku eh . . harus fbs yaaa ;)
memoriku cuma mampu mengingat hingga setahun yang lalu..
tatkala terkulai akibat sakit, dari sekian menu makanan lembut yang ditawarkan... cuma bubur sumsum yang mampu membuatku berselera...
memang enak sih.. :)
Ayo, mbak.. main ke Solo, dijamin... banyak bubur sumsum... aku mau deh maketin ke sana, sayangnya, bubur ini gak tahan lama, sayang khan... paketnya nyampe, malahan basi... enaknya juga dimakan anget-anget gitu...
dulu aku pikir bubur sumsum itu bener2 dibikin dari sumsum.. nyammm
ceritamu bikin laper, na
gapapa sih, na. yang penting niatnya. klo bisa dipotong, kita ganti ajah namanya jadi, jenang! hahaha