merapikan hati

Jotted down on 5 January 2009 17:27

baca tulisan teman saya ini, saya jadi ingat si papa.

papa saya ya kayak papanya adhi gitu. punya segala macam alat tukang menukang. dari carpentry, masonry, perlistrikan, hingga alat-alat untuk otak atik motor dan mobil. buset deh. banyak!

belum lagi berjenis-jenis paku, mur, baut, lem ini itu.

banyak.

setelah rumah salatiga kami tinggalkan, semua peralatan itu dikirim ke rumah saya di bali, alhasil setelah papa ke surga, semuanya jadi harta warisan untuk anaknya yang satu ini.

harta warisan yang sangat berguna.

paling tidak mendukung proyek declutter yang sudah saya lakukan sejak awal tahun ini.

menyiapkan dinding yang akan dicat hingga proses ngecat, ngelepas ambalan, knock down lemari yang saya putuskan untuk didonasikan, dan sebagainya bisa saya lakukan sendiri dengan alat-alat tersebut.

seorang teman pernah bilang gini 'saat ini pasti kamu menangis sedih ditinggalkan, tapi nanti ada saatnya kamu bisa tersenyum ketika mengenang mereka, na'

inilah saat itu. i am smiling, remembering you, pa!

2 Responded

Adhi Widjajanto
5 January 2009 20:46

Bener nggak ada yang mau dilungsurkan ke saya?

dian
3 March 2009 14:18
dian , says:

Betul, obat ditinggalkan itu cuma waktu.
Tapi kalau peralatan masih ada yang ditinggal di Salatiga, saya bisa bantu 'ngopeni' lho..
*ngarep*

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "merapikan hati", an entry Jotted down on 5 January 2009 17:27

Next:
confession

Previous:
joyeux noel!

See my other thoughts or back to start page.