jangan salahkan waktu

aku nurutin saran temenku, na. buru-buru nyari pacar baru biar ga patah hati kelamaan.
he? yakin ga rebound tuh?
ga lah. aku yakin ga. oiya, enam bulan lagi kayaknya aku udah mulai ga bisa sering-sering hangout kek sekarang.
kenapa?
kawin, na. aku mau kawin!
saya sedang membaca artikel di sebuah majalah, tentang perubahan status di jaringan sosial sejenis facebook, pasca sebuah perpisahan, yang adalah sinyal positif dari si empunya untuk melanjutkan hidupnya, ketika saya teringat pembicaraan dengan seorang temen beberapa tahun yang lalu itu.
saya pikir keduanya ide yang menarik.
lebih menarik dibanding ide time will heal misalnya.
sampai sekarang saya masih berpikir bagaimana sibuknya waktu.
bayangkan dalam satu kesempatan ada berapa yang musti disembuhkan.
belum lagi sampai sekarang saya belum tahu bagaimana waktu memprioritaskan siapa dulu yang disembuhkan.
iya kalau cepet.
pic is from here.
4 Responded
@gita: untuk nemenin lo? hihihi
@dewi: eh siapa bilang bwt nemenin aku, maksudnya tuh biar kamu juga ada temennya wi *nyengir*
mungkin yang dimaksud dengan time will heal itu opsi kedua, na. instead of terburu2 cari pacar baru..