belum selesai

engage
kata itu muncul diantara pembicaraan dengan seorang teman.
topiknya salah satu tokoh politik indonesia yang saya pikir kurang memiliki skill in engaging people.
tapi sepertinya saya saja yang terlalu cepat dan cupet mengartikan dan memahami aspek yang terkandung pada kata engage.
singkatnya, saya menafikan aspek lain dari engaging peeps. semestinya saya tidak hanya bicara tentang pelibatan massa untuk bergandengan-tangan mengusahakan pencapaian cita-cita bersama seperti harapan saya kepada para caleg.
.
dan tentu saja seharusnya saya tak heran ketika urusan engaging people ini tak ubahnya beberapa ajang pencarian bakat. berhenti pada proses penggalangan massa saja.
ga perlulah sampai berdiskusi tentang penggunaan sentimen atas nama kekerabatan, bangga-ga-sih-kalo-kita-punya-presiden-ganteng, agama, kesukuan dan juga azas 'lihat dulu apa manfaatnya untuk saya'.
sudah jelas saya terlalu dini mengatakannya sebagai seseorang yang tidak ahli dalam hal engaging people.
pic is from here.