dua sisi
tapi saya ga bermaksud begitu!
coba seberapa sering kalimat seperti itu loncat dari mulut kita?
saya pikir kesulitan mencegah kalimat yang sama terlontar dari mulut saya sama sulitnya mencari padanan kata dari intent dan impact dalam bahasa indonesia.
dalam hal mencari padanan kata, kalopun bisa, perlu lebih dari satu kata untuk menjelaskan masing-masing diksi bahasa inggris itu.
dalam hal satunya, entahlah. nampaknya terlalu banyak variabel yang musti dipertimbangkan saat saya menyampaikan intent saya, supaya impactnya tidak membuat orang merasakan hal-hal atau perasaan-perasaan lain, dari apa yang saya maksudkan
lihatkan, rumit sekali menjelaskannya!
seorang teman pernah menyederhanakannya untuk saya, saat kita bermaksud baik sekalipun, bukan tidak mungkin orang lain menanggapinya dengan kurang atau malah tidak baik.
karena apa yang baik dan apa yang tidak bisa jadi berbeda dalam alam pikir masing-masing individu? karena beberapa hal lain yang berkaitan dengan kekinian situasi? atau karena orang lain suka over-analyze things? atau saya yang suka ngemeng gitu aja apa yang ada di kepala saya?
Salam ,....kenal
wah edisi blognya rada susah dimengerti ya,..lebih mudah di Bu Guru Nana
sepertinya Buguru Nana akan menjadi referensi sy dalam belajar english...
Thanks alot..