sudah saatnya memakai berkat
terlampau sering pertanyaan akan hal-hal yang berkaitan dengan agama dijawab dengan kalimat yang dilengkapi dengan ya emang gitu, kalo dipikir logis ya susah, ga bisa dipikir logislah, dan sejenisnya.
beberapa teman mengemukakan dalih rendahnya tingkat pendidikan beberapa pemimpin agama sebagai alasannya. jadi kalimat-kalimat sakti itu dipakai sebagai pencegah segala jenis diskusi soal agama
masuk akal juga, karena saya liat makin banyak pemimpin agama yang mengecap pendidikan yang lebih tinggi membuka diri terhadap perbincangan-perbincangan agama yang mengasyikkan.
karenanya sulit saya pikir dengan akal, ketika sampai kini masih ada orang yang menghakimi pembicaraan logis soal hal-hal yang berkaitan dengan agama sebagai ... dosa.
Tuhan, agamamu apa? :D