bercermin superman
coba jaman saya sekolah dulu, udah ada word yang rajin ngecek spelling dan struktur kalimat, pasti saya ga harus meringis melihat hasil tes saya yang meskipun esensi jawabannya bener tapi tetep dicoratcoret sana sini dan dikurangi beberapa poin, karena saya lupa menambahkan ed di kata kerja satu kalimat lampau, salah eja, terlalu boros dengan to be, lupa menambahkan s di kata benda jamak yang bisa dihitung dan dosa-dosa kecil lainnya. huhu.
jangan ditanya deh, dulu saya sebel ama guru-guru saya, kenapa sih mereka sedetail itu. di tes literatur misalnya, udah payah-payah baca novel dalam waktu yang sesingkat-singkatnya sambil berusaha mengerti jalan ceritanya yang kadang njelimet untuk dibikinkan sinopsisnya ..eeeeh nilai berkurang karena dosa-dosa itu. tidaaaaakk!
tapi sekarang ini saya bersyukur, guru-guru saya melakukan semua itu. hihi sok dewasa ya? bukan kenapa, di kerjaan saya musti sering-sering berkorespondensi. dan berkat gemblengan guru-guru saya itu, saya terbiasa memberikan perhatian khusus pada hal-hal kecil namun sangat berarti itu. ngga lucu kan, kalo di surat resmi kantor saya tiba-tiba ada kalimat ajaib seperti i was sent the box yesterday? she is like double bed. dan sejenisnya.
oiya beban berat menulis bahasa inggris dengan baik dan benar juga bertambah akibat keputusan saya yang sok-sok pengen ngajar. mosok guru salah? huhu.
dipikir-pikir lagi, guru-guru saya itu juga mengajarkan pentingnya bercermin. dandanan yang rasanya udah rapipun ga ada salahnya dicek sekali lagi. kalau perlu paksa orang yang kebetulan ada disekitar untuk melihat apakah dandanan sudah sempurna. hehe.
saya jadi ingat seseorang yang mempublikasikan beberapa tulisannya dalam bahasa inggris dan bahkan beberapa adalah hasil terjemahannya. saya mengagumi usahanya, really. dan memang sebaiknya kita tidak mematahkan semangat orang-orang yang memilih menulis dalam bahasa inggris supaya tulisannya dibaca oleh kalayak internasional. or so i thought someone has said it before.
tapi saya tidak bisa menahan senyum membaca seseorang itu menerjemahkan a live discussion menjadi menghidupkan diskusi dan banyak lagi contoh lainnya. seseorang itu adalah seseorang yang menulis kalimat i am fluence in english di profilnya. sekedar salah ketik? semoga. karena kalo kasusnya bukan kasus salah ketik, sedikit lucu kan seorang yang mengaku jago bahasa inggris cannot even spell fluent correctly?
saya hingga saat ini masih membuat kesalahan disana-sini ketika menulis. oleh karena itu saya cinta komputer saya, yang rajin memberikan peringatan kalo saya salah ketik atau salah struktur saking asiknya bikin kalimat panjang-panjang. cermin yang sungguh efektif. sama juga dengan beberapa teman saya yang saya paksa untuk proofread kalo saya menulis dalam bahasa inggris. cermin yang cakep *wink*. hehe.
bukan kenapa. terkadang karena merasa bisa, punya cukup modal ataupun nyali besar yang cenderung nekat, kita sering lupa untuk bercermin. untuk melihat bagian mana yang perlu ditambahin bedak. apa bulu mata perlu dilentikkan lagi. keahlian atau pengetahuan mana yang perlu ditambah atau dipertajam.
oiya terkadang pengakuan orang lain juga bisa bikin kita terlena. bayangkan seseorang yang tidak begitu bisa bahasa inggris, tanpa tahu apakah kalimat-kalimat bahasa inggris kita bener atau salah, lalu menganggap kita jago bahasa inggris. dan karena merasa sudah jago, tidak pernah mengasah pengetahuan and we go on making similar mistakes. serem kan?
lois, pulitzer prizes are like academy awards, nobody remembers what you got one for, just that you got one. gitu kata perry white di superman returns. ga asik kan kalo yang kayak gitu cuman bikin kita terlena?
jadi ini tentang apa? bercermin itu penting? hehehe iyah.
bahwa menjadi hebat disatu bidang itu tentu saja hak semua orang. tapi tentu saja kehebatan bisa menjadi suatu yang obsolete ketika semua orang disekitar kita terus mengasah diri dan kita hanya berdiam diri, memanjakan ego dengan segala puja dan puji. hehe.
it's a lifetime journey, learning is. bercermin juga (demi self advancement lho yaaa!), proses sepanjang hidup. what do you think?
eh kenapa saya jadi ketularan ndoro ya? mengimplikasikan dari generasi mana saya, dengan bilang jaman saya sekolah word belum ngetrend. ndoroooo, panjenengan musti bertanggungjawab!
pic is from here.
5 Responded
sik, sik ... saya mau kipas-kipas dulu krn dah dapat pujian. kikikik ...
what's wrong with "i was sent the box yesterday."??? i'm still waiting to be sent a box by you .... (kelilipan).
ps. i like the security code thingy. i like not to see the zoloft and free gay dating service ads anymore.
Indeed, a lifetime learning... even I still find a lot to improve.. :)
Taking credits are OK for things you achieve, however taking too much of it [compliments], may slow you down for further excellence.
I learn from this writing, as well - thanks!
it's a lifetime journey, learning is.
aku sempet stress ga jelas setiap kali di dektein boss untuk nulis koresponden, secara banyak salahnya.. huhuhu..
waduh, nana aja masih rajin nge-cek tulisannya ya... aku mah, hajar beybeh ampe sering dipanggil boss beberapa kali, hanya karena kesalahan-kesalahan yang - menurut dia - sangat gak perlu terjadi (dalam menulis)