biasa
Jotted down on 25 January 2007 11:12 with 6 Responded
awal tahun ini dimulai dengan jawaban lantang
BIASANYA JUGA GITU BU!
beuh!
jawaban itu saya dapatkan ketika sedang menginvestigasi bagaimana satu prosedur dijalankan di salah satu outlet di tempat saya bekerja. ternyata ada begitu banyak 'jalan pintas' yang diambil guna 'mempersingkat suatu proses' dan terterjemahkan sebagai 'mempermudah pekerjaan'.
well. gapapa sih. toh six sigma yang saya geluti (mati ga sih bahasa saya? kikikik) juga bertujuan untuk mengeliminasi non value added steps di satu prosedur. hmm sampai jalan pintas itu bisa menimbulkan masalah. seperti serving wine by glass dengan menuangkannya di balik bar dan tidak membawa botol ke meja tamu. terus tamu complaint.
jalan pintas yang kemudian menjadi kebiasaan lalu 'sesuatu yang benar'.doh!
seberapa sering ya kita, di kehidupan kita sehari-hari, celebrate such habits yang kita anggap benar karena sudah biasanya begitu, yang bisa saja merugikan diri kita sendiri? mungkin tidak secara langsung. tapi jika bisa 'jalan pintas' itu tidak secara membabi buta diambil, ada banyak masalah yang bisa dihindari.
hmm.
the chains of habit are generally too small to be felt until they are too strong to be broken.
samuel johnson, english lexicographer, critic

Posted at 25 January 2007 12:11
dari dulu ya sudah begitu ndak tahu kenapa begitu, mbok situ ndak usah nyinyir tanya-tanya kenapa begitu, lakukan saja .... beuh! (kisah nyata)