go nadine!
Jotted down on 18 July 2006 11:26 with 10 Responded
ini bukan postingan narsis kok (dikiiit sih! :D) membaca jawaban-jawaban nadine, miss indonesia yang emang sumpah cantik banget dan bodynya kueren saya jadi inget ponakan saya waktu ngemsi.
sama kayak auntienya ini, ponakan saya bisa juga ngemsi. wah saya tentu saja bangga sekali. kalo saya sih ngga terlalu mengherankan udah gede ini (pura-pura rendah hati) tapi ponakan saya? she is only 4 years old dan sudah pede dan mampu ngemsi.. dalam bahasa inggris pulak! garis besarnya apalan sih. tapi keberanian dan percaya dirinya wah.. siapa dulu dong auntienya! :D
berkat latihan di sekolah dan rumah, ponakan saya akhirnya siap untuk menjadi mc di acara sekolahnya. tapiiii... pas ponakan saya, icha, ngemsi si ibu guru sibuk dari balik panggung memberi aba-aba bahkan mengejakan kata-kata yang harus diucapkan icha. omg. well mungkin maksudnya baik biar penampilan icha bisa maksimal tapi sayang icha malah sempat jadi sedikit terganggu konsentrasinya. malah sibuk melihat kearah ibu gurunya padahal kami yakin pasti she could do well without. dan terbukti setelah diingetin mamanya untuk liat ke penonton, she did great! siapa dulu dong auntienya! :D
nadine dan jawaban-jawabannya yang keliatan banget pengen membuat kesan nadine yang memikirkan hal-hal besar kok kedengaran sekali tailored yak? kesejahteraan umat manusia, diskriminasi terhadap wanita, kesejahteraan anak-anak, memikirkan masalah pariwisata bla bla bla bla.. gapapa sih. cuman dengan kemampuan bahasa inggris yang eerrrr pas-pasan (?) kesulitan jadi berlipat ganda. mikirin jawaban hebat dan memastikan kalimat-kalimatnya grammatically correct. eh jangan-jangan itu kalimat apalan?
well mungkin memang nadine mengidolakan ibu teresa, mungkin juga dia sering melakukan kegiatan sosial untuk anak-anak di waktu senggangnya, tapi setuju ama eda cantik ini, nadine spertinya gagal menjelaskan lebih mendalam tentang semua cita-citanya yang sangat mengesankan itu. language barrier? i dunno. atau karena itu ngga benar-benar keinginannya yang terdalam and merely yang diajarkan para fasilitatornya dalam menghadapi even miss universe ini? i dunno.
saya bayangin jawaban nadine pasti akan sangat jauh touching dan kicking kalo dia bisa menceritakan hal-hal kecil yang sudah dia lakukan seperti mengunjungi panti asuhan, panti wreda, atau apalah. ngga perlu bombastis jenis ikut hearing dengan wakil rakyat soal isu-isu kesejahteraan anak yang emang sih kedengarannya hebat tapi kalo ngga ada follow throughnya buat apa? mestinya memperjuangkan hal-hal besar itu bisa lewat hal-hal kecil kan?
atau emang jawaban bombastis yang diinginkan panitia miss universe? bombastis merefleksikan salah satu b... brain? sekali lagi i dunnooooo!
tapiiiiiiiiiiiii... terlepas dari semua itu, seneng juga si nadine ini masuk ke deretan miss-miss yang menduduki peringkat teratas di berbagai ballot. lagian kebayang ngga sih mosok para anggota dewan kita yang terhormat dijakarta ngga punya bahan diskusi akhir-akhir ini, bayangkan kalo menang, terus ada berbagai macam coverage termasuk foto-foto nadine berbikini two pieces! terus pada ngeributin harusnya ngga boleh ikutan miss universe, itu pamer tubuh atau apalah kan seruuuuuwww! ya ngga dearie?

Posted at 18 July 2006 11:53
hihihihi.. kalo dipikir2, ngapain juga si nadine jauh2 mikirin isu2 yang bombastis itu yah? ceritain ajah pengalamannya ikut demonstrasi anti RUU APP, apa yang penting menurut dia sehingga dia bergabung dengan barisan penentang RUU APP.
atw, jangan2... dia juga gak tau elemen dari RUU APP yang menurutnya gak bener. jadi sama aja dengan orang2 yang ramai2 mengecam maupun mendukung tapi gak ngerti substansinya... weks..
eh, jawaban ini menceng banget gak seh? hehehe...
HIDUP TIARA! *gag nyambung*