kasta kerja
bapak berangkat ke kantor. ibu memasak di dapur. budi berangkat ke sekolah.
give some mercy to my poor memory. tapi itu yang saya ingat dari pelajaran membaca di kelas 1 sd.
bukan. yang ini bukan soal jender. meski tetep ngebayangin kalo berada di situasi yang berbanding terbalik dari pakdhe mbilung, belajar soal jender dengan 33 mahasiswa dan 1 mahasiswi hihihihi....
anyway saya jadi inget kalimat itu karena curhatan seorang rekan kerja yang merasa diremehkan keluarga besar suaminya hanya karena dia bekerja sebagai cook di hotel. berbeda dengan saudara-saudar iparnya yang semua kerja *kantoran*. bagaimana keluarga besarnya menganggap kerjaan cook adalah melulu masak kayak dirumah. dan ngga *sepenting* posisi saudara-saudara iparnya di *kantor*.
saya takjub juga mendengar curhatannya. secara rekan saya ini speaks good english and has high level of expertise in culinary yang bahkan sudah membawa dia ke dapur-dapur di banyak negara. kalo bicara finansial, gaji dia oke bangetlah karena keahliannya itu. itu beberapa hal yang tidak dinikmati saudara-saudaranya. good money, penghargaan atas keahliannya, posisi di departemen kuliner and lots of travelling.
hmm... mindset orang tentang pekerjaan yang *penting* lain-lain ya? yang lebih menyedihkan sepertinya adalah stereotyping tanpa benar-benar memiliki pengetahuan yang baik mengenai apa-apa yang dinilai. doh.
0011669 Responded
BIla segala sesuatu dinilai dari sisi gengsi, yg terlihat malah kedangkalan wawasan dan kepicikan ilmu. Butuh kecerdasan emosi untuk menilai sesuatu. Salam Nananias !
Yang penting kita nyaman dan Makmur dengan hasil kerja kita, semuanya lewat..
Go to hell with appreciation...
I just do work for financial.
sori sebelumnya kalo komenku gak nyambung.
aku mo nanya bapak dan ibunya Budi itu namanya siapa seh? sumpah dari kelas 1 ampe kelas 6 aku ga pernah tahu namanya
humm, bapak ibu budi namanya budi senior bukan? :p
dan bener juga soal judgement sepihak itu sii.., tapi kalo orangnya PD + nyaman2 aj, pasti hasil akhirnya lebih enak.. =)
*teori yg tidak berlaku bagi seorang trainee berpenghasilan kecil dengan jenis pekerjaan yg blukuthuq.. xp
huahahha.. belom tau mereka kalo chef di negara2 maju sudah masuk kelas selebriti! lebih kaya, jelas, terkenal pula.
isi buku pelajaran membaca SD ala budi-wati ini kan sudah bolak balik dikritik. ada yg tau gak sekarang modelnya gimana?
pilih mana, kerja pake celana pendek trus kluntrang-klantrung ato pake baju necis plus dasi trus serius en mikir terus :-P
lho, wong aku pernah tuh bercita-cita jadi cook itu, sayang masak mi instan wae ra genah blas hahaahaha...
buku es-de itu masih ada di rumahku, bu. hahahaha.. benar2 deh ibu ini, mencerahkan siang saya yang kering kerontang ini :p
iyah.. bahkan ada yang dengan pedhenya mengenyek2 kerjaan orang laen, padahal kerjaan dia ndiri juga tak lebih keren. hihihi.. *masi kebawa suasana ceting*