kualitas
saya mau belajar dong, secara saya juga seorang wanita karir *uhuk uhuk* apa sih yang sering dibilang para bapak dan ibu yang pada sibuk kerja itu sebagai quality time dengan anak?
persiapan when the time comes nih *blushing* :p
errr... quality itu ngga musti lama ngga musti sering aka pendek waktunya dan jarang? tapi berkualitas? parameter kualitasnya apa? ditentukan oleh siapa? anak atau orang tua?
00134214 Responded
Just use your feeling, girl. Let it decides if the time spent for your (future) kids is qualified as qualified.
hahaha! anggap saja itu retorika orang berkeluarga.
liburan ini saya betul-betul di rumah, menikmati kehidupan domestik, berkumpul dengan anak-anak.
anak tumbuh terus, dan rasanya saya belum mengenal lama.
kalo ibunya? rasanya sdh kenal lama sih... :D
emang sedang siap-siap beranak pinak, jeng? tumben ... wakakak ...
Mungkin dilihat hasilnya saja.
Kalau sering punya waktu bersama, tapi merasa jauh, tetap saja tidak berkualitas.
Hai Nana....
setelah 10 th jd "kuli" fulltime dan baru jalan 4 bulan nge freelance, ternyata, yg di butuhkan adalah hanya "ketulusan" &
menerapkan peraturan2 yg konsisten dalam merealisasikan kasih sayang.....
kadang kondisi dan situasi pribadi kita sangat berperan dalam perkembangan anak......
sori, just sharing apa yg mungkin gw rasain......
met kenal ya jeng....
keep rock'in :-)
nila
paling seneng menjawab ajakan temen yang aku lagi males ketemu dengan kata2: "sorry, aku lagi ber-quality time sama my mother". udah deh, gak bakal diganggu. kesannya kayak orang yang jarang ketemu sama mom :D
persiapan? Siapakah pria yang tidak beruntung itu? (dia udah tahu belum kamu punya piaraan yg hiperaktif?)
Mungkin maksudnya, asal berkualitas, singkat pun gapapa.
Padahal ya, ga sepenuhnya benar juga. Anak2 kan makhluk kebiasaan. Orang2 yang "penting" buat mereka adalah orang2 yg sering berinteraksi dan memberikan perhatian kepada mereka. Jadi kuantitas pun tetap perlu.
Tapi gw pribadi berpendapat, bukan berarti harus ada terus menerus bersama anak untuk men dapatkan kualitas dan kuantitas yang cukup. Hehe, pembenaran ibu bekerja? Kali deh.. but I trust my feelings.
kalo menurut gw sih parameter kuantitas dan kualitasnya adalah pada saat anak rindu pada orang tuanya dan pada saat orang tua rindu pada anaknya. siapa yg menentukan? sabar aja, cuma waktu yang bisa menentukan kerinduan-kerinduan itu... :) //nyambung gak sih? hihihihi...
Tidak banyak orang tua yang mau terbuka untuk mau belajar bagaimana untuk menjadi orang tua yang terbaik bagi anak-anak nya. Untuk itu saya angkat topi untuk Nana yang mau bertanya.
Termasuk saya sendiri, menjadi orang tua adalah suatu proses belajar yang tidak ada putusnya. Secara singkat, saya selalu berusaha untuk konsisten dalam meluangkan waktu dengan anak-anak. Setiap level umur anak ada tantangannya masing-masing, namun yang pasti mereka selalu senang jika waktu yang kita lalui bersama adalah yang menggembirakan. *Consistent and Fun* Semoga bermanfaat :)
Pertanyaan gampang, susah njawabnya. Setiap orang akan tau jawabannya masing2 sesuai bibit, bobot, bebetnya masing2. Sabar aj
masalahnya memang banyak ortu sibuk yang pede bahwa pertemuan dgn anak mereka berkualitas (meski jarang)... padahal, si anak blum tentu merasakan hal serupa...
gw rasa pendek waktu atau panjangnya itu namanya kuantitas.
kalo quality itu gw rasa parameternya, seberapa besar berpengaruhnya hubungan yg kita lakukan dengan anak tersebut. (terlepas dr pengaruh positif maupun negatif).