meredam amarah membuat optimis

Jotted down on 25 October 2006 07:43

semingguan ini tiap hari saya ke gramedia dan seperti biasa kalo ke gramedia saya hanya berkutat di daerah bahasa dan sastra biar (keliatan) pinter *uhuk-uhuk*

tapi kemaren itu karena dah berjam-jam liat buku ini itu dan ngga ada yang bikin tertarik, saya melakukan manuver ke daerah buku anak-anak ngelewatin deretan chicklit, teenlit, metropop apalah itu namanya, bujubuneng! banyak banget yaaa? gileeee anak indonesia jago-jago ngarang, puluhan judul gitu. wah.

meskipun saya end upnya beli totto chan dan komik-komik kapten kolor yang keren abis saya jadi mikir, i think we can anticipate a great indonesia in the not so distant future. generasi pemikirnya dah keliatan dari makin banyak penulis kan? belum lagi katanya bangsa yang banyak menulis biasanya minus amarah. hmmm...

writing is a form of therapy; sometimes i wonder how all those, who do not write, compose, or paint can manage to escape the madness, the melancholia, the panic fear, which is inherent in a human condition. graham green.

001331

0 Responded

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "meredam amarah membuat optimis", an entry Jotted down on 25 October 2006 07:43

Next:
pawang ujan bercelana ga?

Previous:
wisdom

See my another thoughts or back to start page.