minoritas yang berkuasa
Jotted down on 22 March 2006 18:04 with 21 Responded
entah sejak kapan kata minoritas jadi semacam momok. seperti virus penyakit yang harus dihindari. rasanya mengerikan menjadi bagian dari suatu komunitas yang merupakan minoritas di suatu komunitas yang lebih luas.
sebenernya minoritas bergantung pada apa sih? hitungan jumlah? perbedaan suku bangsa? perbedaan keyakinan? perbedaan agama? perbedaan warna kulit?
duh. padahal komunitas minoritas di satu tempat bisa saja menjadi komunitas mayoritas di tempat lain. dan sebaliknya.
terus ada apa dengan dikotomi mayoritas minoritas ini? kenapa menjadi minoritas begitu mengerikan?
menjadi minoritas berarti harus siap dipojokkan? atau bahkan terkadang tidak dianggap sama sekali?
hmm. padahal kalo dipikir dunia ini lebih sering dikuasai oleh kaum minoritas. sebut saja bagaimana bahasa inggris menjadi bahasa internasional. padahal kalo mau main jumlah, mustinya china bisa menggolkan bahasa ibunya menjadi bahasa internasional.
atau bagaimana dewan keamanan pbb yang cuman terdiri dari segelintir negara out of ratusan negara anggotanya bisa punya kekuasaan yang demikian dahsyatnya. hak veto.
atau bagaimana sekitar beberapa orang di jakarta sana bisa membuat ratusan juta rakyat indonesia pening begitu mendengar akan ada kenaikan tarif ini itu?
so mungkin masalah-masalah yang ada sekarang bukan sekedar urusan minoritas versus mayoritas. toh kita ngga pake hukum rimba kan. siapa yang kuat yang menang. errr atau kita masih pake?
mungkin ngga sih dikotomi minoritas mayoritas ini digembar gemborkan karena terbukti bisa menjadi pendekatan strategis untuk memprovokasi masyarakat plural seperti republik ini? membuat semua sibuk memperdebatkan segala macam isu sebagai isu penekanan oleh kaum mayoritas terhadap kaum minoritas, hingga substansi yang sebenarnya dari suatu tujuan, yang seringkali hanya menguntungkan pihak tertentu, bisa dengan mulus digolkan.
kita terlalu berfokus pada perbedaan? terlalu sibuk menciptakan friksi antara a dan b? c dan d? hingga lupa bahwa justru republik ini kaya karena begitu banyak beda yang ada?

Posted at 22 March 2006 18:36
sebenernya minoritas bergantung pada apa sih?
hitungan jumlah? .. maybe
perbedaan suku bangsa? .. perhaps
perbedaan keyakinan? .. it can be
perbedaan agama? .. probably
perbedaan warna kulit? .. possibility
kita terlalu berfokus pada perbedaan? terlalu sibuk menciptakan friksi antara a dan b? c dan d? hingga lupa bahwa justru republik ini kaya karena begitu banyak beda yang ada? .. you tell me :D