ngeblog soal dosa, dosa ga?
kalo kantong doraeman isinya macam-macam, mungkin kalo manusia indonesia punya kantong sejenis isinya dosa.
dikit-dikit dosa.
pikiran saya, kalo pake baju minim ketat itu dosa, kenapa tuhan mengijinkan manusia punya otak kreatif membuat desain baju seperti itu? kalo menonton film porno itu dosa, kenapa tuhan menciptakan manusia dengan otak kreatif membuat film semacam itu? banyak lagi deh.
saya tetap dengan pikiran saya bahwa tuhan merencanakan, manusia menentukan.
diciptakan lengkap dengan otak dan kemampuan berpikir membuat manusia memiliki pilihan-pilihan dalam hidupnya. termasuk memutuskan apa-apa yang ingin dilakukan dalam hidupnya.
menurut saya, ya. powerful beyond measure.
diciptakan lengkap dengan otak dan kemampuan berpikir. sukses menciptakan senjata. memasarkan senjata ke daerah-daerah yang sedang berperang. menggunakan senjata untuk membunuh orang lain. mengecam orang yang memakai senjata. bagian mananya yang dosa?
saya tidak ingin membicarakan dosa. saya lebih concerned dengan kenyataan bahwa manusia itu memiliki potensi yang mengagumkan. kalo mampu mendesain pakaian minim, mampukan mengontrol pikiran untuk mengagumi desain dan bukan berpikiran kotor? apalagi dengan mudahnya mencap yang memakai pakaian minim itu dosa. kalo tivi katanya menyiarkan banyak tayangan yang memicu kita berbuat dosa, bisa kan mencari alternatif hiburan lain?
kok jadi berpikir kalo konsep dosa menjadi terlalu ekstrim ketika kita terlalu mengagungkan agama yah? jadi berpikir semacam punish and reward. dosa, surga, neraka.
saya anti agama kalo agama tidak berbicara tentang nilai-nilai kemanusiaan.
agama cukup untuk dituliskan dimana perlu buat saya. dalam hidup sehari-hari saya lebih suka menganggap diri saya mengimani sosok yang saya sembah secara personal. berusaha menuruti ajarannya yang menurut saya sangat humanis dan mendasar seperti jangan menyakiti sesama, bisa macem-macem kan, ngobrolin temen, berbohong, menfitnah, mengambil milik orang lain dll.
saya ngga mau repot mikirin dosa. apalagi mikirin dosa orang lain. duh emang saya ngga punya dosa sampe ngecap orang lain berdosa? itu kan kayak pantat panci menghina hitamnya pantat ketel. lagian ngomongin orang termasuk dosa ga? :p
balik lagi ke powerful beyond measure. kita bisa melakukan apa saja, membuat apa saja, tapi apa semua itu perlu? apa semua itu ada gunanya? apa semua berguna untuk kebaikan?
gimana? banding sibuk mikirin dosa toh, yang bikin kita seringkali jalan ditempat!
senin yang aneh :D
0012409 Responded
duwh dah lama gak maen kemari... semenjak kita ngomongin RUU APP :P, wuihh ngomongin dosa nan... sering juga mikir begituan.. yang hasilnya bener gak maju2 nih... masa keledai bisa gak masuk lobang yang sama tapi kita ke terperosok mulu :( tanya kenapa :P
tanyakan sama mereka na, apakah yg sering ngomongin dosa orang lain tidak lebih bersih dari kita?
kritik nih ye...hehehe
ketika religi dipake sekadar buat perisai ke-akuan
dan menafikkan orang-orang yang gak sepaham
dari jaman ke jaman
bangsa ke bangsa
faham ke faham
ada aja yang terjebak ke pola 'meminjam perisai religi'
religi tak berarti kalo cuman diambil satu sisinya saja
(!buset! udah mulai balik nulis yang berat-berat nih ?)
posting ini bener-bener nana banget deh!
mmm..
"siapa yg tidak berdosa, silakan menjadi orang pertama yang merajam perempuan ini."
untunglah waktu ucapan tersebut pertama kali dikeluarkan, orang2 di sana cukup punya kesadaran bahwa mereka gak "eligible" menjadi perajam pertama, ya? (dan akhirnya toh gak ada yg merajam). aku anggap aja waktu itu mereka masih mendengarkan nuraninya, nurani yang memerintahkan mereka untuk melakukan refleksi diri.
secara dangdut dapat dikatakan bahwa nurani kita udah capek ngomong karena gak pernah didengerin lagi...
ini ngomongin gajah ya? atau kutu? :P tapi emang gajah lebih lucu, apalagi yg merah muda huihihihi...
Yang lenje kutip tadi, masih berlaku kok. Tinggal siapa sekarang yang berani mati teriak begitu di depan aksi (kadang anarkis) penghakiman dosa. Saya? Hem... mungkin ada saatnya nanti.
hahaha ... aneh gua hari ini juga lagi mikir gituan, lebih tepatnya kacau.... dan di crossroad of life choices,,,,
iseng aja nuruti hati coba cari di internet dgn search bertajuk dosa apa saya yah tuhan..... hahahhaha ... ngak pernah kepikir bakal search beginian di internet....nah lagi gua click link kedua dari google reluctantly hahahhahaha......
pas ketemu orang yg lagi punya pikiran sama.......
gosh.... i just follow what is coming to my head..... and the keyword i search is far beyond what we both are contemplating today...... crazy isn't it....
deep inside tul memang gitu dan setuju dgn blog mu..... tapi ada kekuatan yg mendorong segala itu terjadi ... just like what i do that i never thought i will.. though i just do it and found this
a lone and complicated thought yet have another similar thought across this border of nowhere.
one simple thing i wish all of us would be blessed to learn.... "things don't just happened"... it is scripted and scripting on the way.. that we would never know or able to read ....
wish we all will learn when we get older and we are blessed that we are aware enought to read this pattern.....
i aint talking about god yet .. i guess i haven't get to that level yet. in my life... yet it is simply "things don't just happened"....
am suspecting yet still learning and observing till then i can conclusively settle myself... ... the things that i am suspecting is what we call "a wish" that keep things happened...
and somenone or something must create a system that already designing "a wish" as a mechanical parts of life.....not just solely for human it is extended to any form of live being that we know or we shall not know.
2 penny of sharing... and wish....
never... thought i would write something like this...
am retiring to my pillow. wishing that tomorrow...scripted and scripting on its way as i wrote this and turn to bed.....
hidup itu pilihan, kalo udah milih, ya tanggung sendiri konsekuensinya :)