roti pengaman

Jotted down on 19 November 2006 21:29

memasuki bulan dengan akhiran ber beberapa waktu yang lalu, banyak dari kami di bali yang diliputi kecemasan. setelah dua kali mengalami peristiwa pengeboman di bulan berakhiran ber, secara guyonan yang ga lucu kami sering mengatakan bulan-bulan berakhiran ber sebagai bulan teroris. duh.

cemaskah saya? ya. saya juga cemas. duh. sekarang ini bali udah mulai ramai lagi, jangan sampai ada apa-apa deh. susah banget mengembalikan situasi seperti sediakala.

eh tapi mengamati bermunculannya berbagai macam gerai franchise dengan brand internasional, fashion, minuman, roti, di bali akhir-akhir ini kok kecemasan menyurut ya? pikir saya ga mungkin kan para penanam modal itu ga memperhitungkan sisi keamanan pas memutuskan untuk menanamkan modalnya yang udah pasti ga sedikit?

iya ga?

atau seperti biasa semuanya tidak sesederhana yang terlihat mata?

001370

6 Responded

fahmi jelek
20 November 2006 01:51

he, iya tuh terorisnya dateng lagi di bogor :p
moga2 santetnya manjuuurrr...!

Mbilung
20 November 2006 05:13
Mbilung , say:

gerai roti sebagai indikator stabilitas keamanan sebuah kawasan, mau bikin skripsi lagi na?

gituchka
20 November 2006 09:25
gituchka , say:

jd aman ato nda na? :D

dewi
20 November 2006 11:32
dewi , say:

jadi roti boy itu masuk ke kategori roti pengaman, gitu na??
hihihihi.. tapi ga lakuuu tuhhh...

wd
21 November 2006 06:03
wd , say:

ato adakah keterkaitan antara investor dan sponsor si teroris? jangan2 sumbere podho ae.. :P

kutu
21 November 2006 14:12
kutu , say:

roti boy kae? duh. sama ya, di bali gak laku ya? klaimnya laku banget...

Give Me Some Thoughts




Remember Me?

(you may use HTML tags for style)


ABOUT THIS ENTRY

You are reading "roti pengaman", an entry Jotted down on 19 November 2006 21:29

Next:
perangperang

Previous:
tidak

See my another thoughts or back to start page.