saya sudah buka wjs
halo teman,
saya masih ingat percakapan kita tadi pagi, waktu saya tanya apa sih perbedaan mendasar persatuan dan kesatuan. hihi wjs poerwadarminta saya ada dirumah so saya ngga bisa ngecek perbedaannya. penjelasan kamu masuk akal bahwa persatuan itu meskipun seperti kata benda tapi memiliki sifat aktif didalamnya ada semangat menyatukan, mempererat, menggabungkan, sedangkan kata kesatuan adalah sifat tunggal, formasi yang terbuat dari semangat menyatukan tadi.
hihihi bukan kenapa. saya cuman seringkali merasa heran. kenapa yah kita yang udah dari jaman sd udah dicekokin tagline persatuan dan kesatuan masih aja sepertinya ngga tau apa artinya. eh atau sebenarnya tahu ya?
jadi inget demo-demo yang hampir selalu diikuti banyak orang termasuk yang suatu ketika salah satu pesertanya ditanya reporter tipi swasta :
ini demonstrasi menuntut apa ya pak?
wah saya ndak tau dik wong saya cuman ikut-ikutan saja.
oops. karena persatuan dan kesatuankah? tapi persatuan dan kesatuan mustinya bukan sekedar ikut-ikutan kan? mustinya itu pilihan yang diambil dengan kesadaran for a common goal. gitu ngga sih? atau emang gitu yang dimaksud dengan persatuan dan kesatuan? gapapa memperjuangkan sesuatu atau melawan sesuatu dengan membabi buta ngga perlu mempertimbangkan kalau yang diperjuangkan itu sesuatu yang salah asal dilakukan bersama-sama?
eh apa kabarmu hari ini teman? kedinginan yah? makanya kalo pergi jangan lupa bawa coat! jangan tas ama sepatu saja yang dipikirin.. hihihihi
cheers,
nana
9 Responded
dear teman (juga)
kita dibiasakan untuk menerima tanpa bertanya, sebab kalo diakomodasi semua pertanyaan itu bisa2 ketauan kalo yang ditanyain gak pernah merasa perlu menyiapkan jawaban dan alasan logis kenapa sesuatu harus dilakukan atw dilarang. (catatan: mengenai logis/tidak logisnya sesuatu bisa dilihat juga dengan kepercayaan bahwa kita "menang" berjuang melawan penjajah hanya dengan menggunakan bambu runcing!).
apalagi dari kecil kita juga dicekoki bahwa bangsa kita memiliki semangat gotong royong yg tinggi, yg berarti semuanya harus dilakukan bersama2 (bolos rame2, misalnya) dan dengan toleransi yg tinggi (membiarkan atw bahkan memberikan contekan ke teman kita waktu ujian, hehehe...).
semangat gotong royong ini tampak sekali dari adagium yg kita junjung tinggi ("bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh"), sehingga kita tidak yakin bahwa kita bisa berhasil kalau bekerja sendiri, dan bahkan kerap menerapkan semangat persatuan dan loyalitas pada teman secara membabi buta. misalnya, tawuraaannnn.... (iya kan? sering orang tawuran gak tau masalahnya di mana).
saking gotong royongnya kita, kita takut berbeda. gak usah jauh2, liat aja di mal2, mulai model rambut, baju, sepatu, sampe gaya dandan sama semua. kita udah jadi manekin keluaran pabrik.. mungkin akhirnya kita gak perlu nama, kasih aja nomor identitas, hehehe...
bisa diubah gak? mungkin bisa, mungkin enggak. yang perlu direformasi bukan cuma sistem regulasi, tapi juga mental, dan -- ya -- bahkan budaya. knp harus mengecam individualisme kalo toh ternyata individualisme itu sudah diterapkan? misalnya, ya, misalnya, waktu kita marah2 jalan kita diserobot, waktu kita gak ngasih kesempatan pejalan kaki nyeberang, bahkan waktu kita dengan seenaknya menjalankan motor di trotoar dan bahkan ngerasa berhak utk mengklakson pejalan kaki untuk minggir. helooo..????
waks.. komentar ini udah terlalu panjang lebar, bisa jadi postingan sendiri. as a matter of fact, mungkin aja bakal saya posting juga! hehehe...
temanmu.
ps: soal kedinginan -- loh, kita kan penganut paham Biar Dingin Asal Gaya! hihihi...
dasar imelda! hohoho tell me about it! meski bener kalo sendirian bisa menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan atau malah lebih parah lagi merugikan.. diri sendiri? *sigh*
mangan ora mangan sing penting kumpul?
kumpul ora kumpul sing penting mangan! :D
eh bener jugah yah, apa sih persatuan dan kesatuan, lagian aku juga ga punya wjs na, gitu kok dulu klo ulangan umum bisa lulus yaks, eh tpi aku jg g g prnh ikutan demo loch, kecuali demo masak jd yah ngga ikut2an ah *kekekekkeke*
wah wjs itu must have looh. sumpah bahasa indonesia itu dikit banget yang kita tahu coba buka wjs bakalan nemu banyak kata yang ajaib-ajaib hihihi... demo masak? saya mah baca buku resep sahaja!
hahahahahahahahahaha! betoooollll mbak nias!
hihihihi kata pakdhe wjs harusnya betul bukan betool :D
wjs ajah gw ga ngerti apa artinya..apalagi persatuan dan kesatuan.. taunya yah itu *lirik komen venuz*
bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
eh, klo menurut wjs, bersatu itu apa yah na?
*sigh* :D
waduh. wjs aja ga ngerti. tapi gapapa wis kalo lagi berbunga-bunga emang suka lemot kok. understandable laaah. everything is fair in love and war hahahahaha ngga nyambung! *siul siul*
what's wjs??
the author of the very wellknown green indonesian dictionary
GREEN indonesian dictionary??? do you guys have colorful dictionary now???
now? mine is actually printed in 1976 :D
hai teman,
apa kabar, lama tak sua.
omong-omong, ini postingan tentang apa?
soalnya komentar saya ini cuma ikut-ikutan saja.
maap yah
hehehehe
salam,
teman jauh
hi juga *halah*
Semenjak SD cuma dicekoki,
"BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH"
Selain itu aku cuma ikut-ikutan aja.